PEMDA PURBALINGGA GELAR UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL 2026, LSM GMBI TURUT HADIR MEMENUHI UNDANGAN

Purbalingga , GMBIPeduli.com– Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga secara resmi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Momentum bersejarah yang diperingati setiap tahunnya ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat rasa nasionalisme, persatuan, kesatuan, serta kesadaran sejarah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa nasionalisme tersebut dipusatkan di halaman Kantor Bupati Purbalingga, menjadi magnet berkumpulnya berbagai unsur aparatur sipil negara, jajaran TNI dan Polri, organisasi kemasyarakatan, Pelajar serta tokoh-tokoh penting di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional sendiri senantiasa merujuk pada momentum berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 silam. Organisasi tersebut diakui secara historis sebagai pemantik awal kesadaran nasional yang terorganisasi, di mana para pemuda kala itu mulai menyadari pentingnya perjuangan berbasis persatuan nasional alih-alih perjuangan yang bersifat kedaerahan. Dalam konteks modern saat ini, nilai-nilai kebangkitan tersebut terus ditransformasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga menjadi suntikan semangat untuk bangkit bersama dalam menghadapi tantangan global, mempercepat pembangunan infrastruktur daerah, serta meningkatkan mutu pelayanan publik demi kemaslahatan masyarakat luas.

Suasana di lokasi upacara sudah tampak hidup sejak pagi hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, para peserta upacara dari berbagai instansi dan elemen masyarakat telah mulai memadati area halaman kantor bupati sejak pukul 07.00 WIB guna melakukan persiapan barisan. Tepat pada pukul 07.30 WIB, jalannya upacara resmi dimulai dengan ditandai oleh komando dari komandan upacara yang memasuki lapangan upacara. Ketepatan waktu dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta mencerminkan esensi dari nilai-nilai kebangkitan nasional yang menjunjung tinggi profesionalisme serta pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara.

Di antara barisan organisasi kemasyarakatan yang hadir, tampak jajaran pengurus dan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Purbalingga yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran LSM GMBI dalam upacara ini merupakan bentuk pemenuhan atas undangan resmi yang dilayangkan oleh pihak panitia penyelenggara dari Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga. Mengenakan seragam khas organisasi yang rapi, kehadiran para kader GMBI ini mempertegas komitmen lembaga dalam mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan publik serta mengukuhkan sinergitas yang harmonis antara elemen masyarakat bawah dengan jajaran birokrasi pemerintahan daerah. Keikutsertaan ini juga membuktikan bahwa LSM GMBI senantiasa memegang teguh nilai-nilai bela negara dan cinta tanah air dalam setiap gerak langkah organisasinya.

Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam kesempatan sakral ini adalah Bupati Purbalingga. Dalam kedudukannya sebagai pemimpin tertinggi di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga, Bupati memimpin jalannya prosesi upacara dengan penuh wibawa, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan naskah pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kehadiran Bupati sebagai inspektur upacara menegaskan betapa pentingnya arti Hari Kebangkitan Nasional bagi jajaran eksekutif daerah untuk terus memberikan keteladanan kepemimpinan yang bersih, responsif, dan berwibawa demi kemajuan seluruh masyarakat Purbalingga.

Dalam amanatnya yang dibacakan di hadapan ratusan peserta upacara, Bupati Purbalingga menyampaikan pidato resmi yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika pembangunan daerah. Bupati mengingatkan bahwa kebangkitan nasional di era digital dan modern saat ini tidak lagi diukur dari perjuangan fisik melawan penjajah, melainkan sejauh mana seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan warga negara, mampu berkolaborasi dalam memerangi kemiskinan, kebodohan, serta ketertinggalan ekonomi. Bupati juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk LSM GMBI, yang telah bersedia hadir dan terus konsisten mengawal jalannya roda pemerintahan serta menyuarakan aspirasi masyarakat dengan cara-cara yang konstruktif dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Pelaksanaan upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 ini berjalan dengan lancar, tertib, dan aman tanpa ada kendala yang berarti. Setelah seluruh rangkaian prosesi upacara selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purbalingga dengan para tamu undangan serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang hadir. Sesi dokumentasi tersebut menjadi simbol kebersamaan dan komitmen kolektif dari seluruh komponen daerah di Purbalingga untuk terus bergerak maju, bahu-membahu, dan bangkit bersama demi mewujudkan Kabupaten Purbalingga yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakatnya.


Chat Icon